Saturday, June 21, 2014

Bagaimanakah Cara Anda Menghabiskan Uang Anda?

Assalamualaikum…
Pada kesempatan kali ini saya akan berbicara tentang uang. Uang merupakan alattukar ataupu alat pembayaran yang sah. Sebelum adanya uang manusia melakukan jual beli dengan cara barter. Bukan tentang sejarah uang yang akan kita bahas kali ini, namun akan membahas tentang bagaimana anda menghabiskan uang anda? Apakah anda sudah menghabiskan uang anda dengan cara yang baik?


Mungkin saya tidak punya hak apapun untuk mengatur keuangan anda, tapi saya hanya mengingatkan bahwa pada setiap uang kita terdapat hak dari fakir miskin. Ya itu memang uang anda dan bebas mau di apapun juga. Anda bebas untuk membelanjakan apapun  untuk diri anda.

Tetapi cenderung anda menghabiskan uang anda hanya untuk kenikmatan sesaat, ataupun anda hanya lapar mata dan akhirnya shopping gila gilaan. Sekarang pikirkan lagi seberapa banyak anda sudah menabung untuk kehidupan akhirat anda? Ataukah mungkin tabungan di akhirat anda sudah cukup untuk menjamin kehidupan anda disana?

Mungkin anda dapat menghabiskan uang anda untuk menonton konser yang berlangsung hanya dalam hitungan jam, tapi berapa banyak uang yang anda keluarkan untuk beramal di masjid? Menonton konser hanya beberapa jam namun beramal jariyah akan menyelamatkan anda untuk kehidupan yang kekal di alam sana.

Dan saat anda berbelanja pasti tangan anda sangat ringan untuk mengeluarkan uang dari dompet ataupun saku anda, tetapi saat anda harus mengeluarkan uang untuk kaum fakir miskin ataupun anak yatim piatu mungkin anda harus berfikir terlebih dahulu tidak seperti anda saat berbelanja untuk kehidupan dunia ini.

Mulai sekarang coba renungkanlah seberapa besar amal anda di akhirat nanti, apakah sudah mencukupi? Saya akui saya pun bukan orang yang sempurna, namun saat menulis ini pun saya sambil merenung apakah saya melakukan hal yang terbaik. Dan pada dasarnya saya sama seperti anda, saya hanya seorang manusia biasa.


Dan marilah kita coba untuk meringankan tangan kita dalam hal beramal ataupun dalam hal beribadah. Ketidak sempurnaan adalah milik saya dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Wassalamualaikum

0 komentar:

Post a Comment